Jumat, 21 November 2025
Humas Badan Pangan Nasional
Deskripsi
JAKARTA – Sekali lagi, pemerintah dalam komando Presiden Prabowo Subianto menggagas program untuk menyokong produsen pangan dalam negeri, terutama petani dan peternak kecil. Penguatan ekosistem peternakan unggas diperkokoh dengan keterlibatan pemerintah guna memastikan ketersediaan pakan sampai bibit ayam/day old chick (DOC).
"Nah ini hati-hati jangan sampai salah persepsi. Pabrik pakan yang dibangun adalah untuk menolong petani dan peternak kecil, agar pakannya terjamin. DOC-nya terjamin. Obat-obatannya terjamin dengan harga terjangkau," terang Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Jakarta pada Jumat (21/11/2025).
"Itu maksudnya pemerintah, jadi pabrik besarnya dibangun oleh pemerintah. Tetapi di hilir peternak kecil, Itu kita perkuat. Peternakan ayam, rencana pertama, (dibangun) 12 titik (lokasi). Kemudian peternakan sapi itu ada 2 titik (lokasi)," ungkap Amran.
Amran menuturkan pembangunan peternakan ayam di 12 lokasi tersebut tersebar tidak hanya di Pulau Jawa saja. Melainkan juga ditargetkan hingga Lampung dan Kalimantan. Ini agar dapat segera terwujud kemandirian pakan ternak yang merata di berbagai daerah Indonesia. Sementara untuk 2 titik pembangunan peternakan sapi berlokasi di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Barat.
Mengenai dukungan pemerintah ke peternak unggas nasional, Bapanas sendiri juga baru saja selesai melaksanakan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung pakan bersama Perum Bulog. Program SPHP jagung ini menggunakan stok Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) yang bersumber dari produksi dalam negeri.
Per 15 November, penyaluran SPHP jagung pakan telah usai dan mencatatkan realisasi sejumlah 51,2 ribu ton yang menyasar kepada 3.578 peternak ayam ras petelur di 17 provinsi. Sebagai informasi, program SPHP jagung pakan ke peternak unggas pernah dilaksanakan pemerintah melalui Bulog sejak tahun 2023. Realisasinya di 2023 berada di angka 27,6 ribu ton dan di 2024 mencapai 275,5 ribu ton.
Harga yang diberlakukan dalam SPHP jagung ini adalah Rp 5.000 per kilogram (kg) untuk pengambilan di gudang Bulog dan maksimal Rp 5.500 per kg sampai di tingkat peternak. Untuk selisih harga yang dialami Bulog akan diganti pemerintah melalui anggaran yang telah tersedia di Bapanas sejumlah Rp 78,6 miliar.
Lebih lanjut, rencana besar pemerintah ke depannya akan difokuskan agar bagaimana kepentingan petani dan peternak dalam negeri dapat lebih terjamin. Tidak hanya pada peternakan unggas saja, akselerasi terhadap peternakan sapi juga akan dijalankan beriringan.
"Rencana pemerintah bangun peternakan ayam, itu supaya peternak dan petani terjamin. Pakannya terjamin. DOC-nya terjamin. Vaksinnya terjamin. Dananya Rp 20 triliun untuk peternakan ayam saja. Untuk peternakan sapi, satu paket itu dari hulu ke hilir, Rp 2,4 triliun, dalam satu tempat dengan total sapi 67 ribu ekor. Dana dari Danantara," pungkas Mentan/Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman.
Sebagaimana diketahui, produksi daging sapi/kerbau lokal masih terdapat gap terhadap kebutuhan konsumsi secara nasional. Dalam Proyeksi Neraca Pangan Daging Sapi/Kerbau per 2 November, estimasi produksi daging sapi/kerbau lokal setahun ini berkisar di 413,8 ribu ton. Sementara kebutuhan konsumsi setahun berada di 787,4 ribu ton.
----------------
Siaran Pers
Badan Pangan Nasional (Bapanas)
436/R-BAPANAS/XI/2025
21 November 2025