Kamis, 05 Maret 2026
Humas Badan Pangan Nasional
Deskripsi
JAKARTA – Stabilitas pasokan dan harga pangan pokok di sejumlah daerah terus terjaga. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat dalam aktivitas belanja sehari-hari, baik di pasar tradisional maupun dalam pemanfaatan program beras SPHP.
Di Magelang, Jawa Tengah, warga mengaku tidak mengalami kesulitan memperoleh bahan pangan. Ibu Sri menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pangan hingga saat ini cukup baik dan harga masih dalam batas yang wajar.
“Saya gak susah mendapat bahan pangan, harganya pun masih terjangkau. Harapan saya semoga ada teruslah bahan panganya. Alhamdulillah bagus kok, gak pernah kesulitan. Harganya biasa, nggak begitu naik,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Hal serupa juga dirasakan Yuli, warga Magelang yang rutin berbelanja kebutuhan dapur seperti bumbu dan daging ayam. Ia melihat harga relatif stabil, bahkan mulai menunjukkan tren penyesuaian.
“Saya sering belanja bumbu dapur, ayam, dan lainnya Harganya stabil. Pemerintah kayaknya sudah mengawasi, ini harga-harganya udah turun sedikit. Harapan saya terhadap pemerintah, kalau bisa yo diturunkan lagi, ditekan biar gimana caranya, kasian juga kita kalau naik terus,” tuturnya.
Sementara itu, di Pasar Arjosari, Pacitan, Jawa Timur, masyarakat juga merasakan kondisi harga yang lebih terkendali. Ibu Sari menyebut harga beras mengalami penurunan dibanding sebelumnya, dan beberapa komoditas lain relatif stabil.
“Sekarang harga beras sama. Kalau telur tuh 28 ribu, minyak rata-rata 17 ribu, stabil segitu aja. Harapan kita sih, yaa stabil gitu,” ungkapnya.
Di Pasar Minulyo, Pacitan, Ibu Hety menuturkan bahwa harga daging ayam sempat mengalami kenaikan menjelang puasa, namun masih dalam batas keterjangkauan.
“Daging ayam waktu mau puasa itu ada peningkatan, sekarang udah agak turun. insya Allah masih terjangkau harganya. Harapan saya ya stabil ini aja, kan tidak sama masyarakat semua,” katanya.
Gambaran di berbagai daerah tersebut menunjukkan bahwa distribusi dan ketersediaan pangan berjalan baik, serta harga komoditas utama relatif terkendali. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus memastikan stok aman, pasokan lancar, dan harga tetap stabil agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangannya dengan tenang, khususnya menjelang momentum keagamaan dan periode konsumsi tinggi.
"Kami bukan saja sebagai Menteri Pertanian, tetapi juga sebagai Kepala Bapanas yang memantau kondisi pasokan dan harga di seluruh daerah. Tim kami tempatkan di seluruh Indonesia. ada laporan naik langsung ditindak." tegas Kepala Bapanas Amran saat Sidak di Pasar Kebayoran Lama, jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).
——————
Siaran Pers
Badan Pangan Nasional (Bapanas)
145/R-BAPANAS/III/2026
5 Maret 2026